Seminar Pertanian KKN PPM Desa Sudaji

Administrator 28 Juli 2018 10:44:20 WITA

Pada tanggal 20 Juli 2018, KKN PPM Desa Sudaji melaksanakan seminar pertanian bertempat di aula kantor desa Sudaji. Seminar yang diikuti oleh krama Subak Desa Sudaji dan pemilik usaha pembibitan di Desa Sudaji ini mengambil tema, Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Bibit Tanaman Buah Lokal Desa Sudaji. Seminar ini dilaksanakan bertujuan untuk menurunkan jumlah hama yang menyerang bibit tanaman buah local di Desa Sudaji. Selain itu, dengan adanya seminar ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petani mengenai pemupukan serta dapat memberikan informasi kepada masyarakat terkait pentingnya sertifikasi bibit bagi pemilik usaha bibit di Desa Sudaji. Pada kesempatan tersebut, Bapak Ir. Nyoman Genep M.T selaku Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Buleleng hadir memberi sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya Bapak, Ir. Nyoman Genep MT menyampaikan pentingnya labelisasi bibit buah lokal di Desa Sudaji. Pada seminar pertanian tersebut telah hadir tiga narasumber diantaranya, Bapak I Gede Subudi, SP. selaku Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Bapak Ir. Nyoman Liper selaku Pengawas Benih Tanaman Madya serta Bapak Nyoman Sudiarsa selaku Petugas POPT Kec. Sawan. Seminar yang berlangsung selama tiga jam tersebut sangat antusias diikuti oleh krama Subak dan pemilik usaha pembibitan di Desa Sudaji. Salah satu pemilik usaha bibit, Bapak Arcana mengaku sangat senang bisa mengikuti seminar pertanian tersebut serta mendapat informasi terkait dengan pemupukan, pengendalian hama serta tahap-tahap sertifikasi bibit.

Komentar atas Seminar Pertanian KKN PPM Desa Sudaji

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Kalender Bali

Lokasi Sudaji

tampilkan dalam peta lebih besar